Jangan Sepelekan Masuk Angin

KOMPAS.com – Rasa kembung di perut, tubuh yang meriang, kepala pusing, serta keluarnya keringat dingin, kerap dianggap enteng oleh banyak orang. Padahal, kita perlu segera mengatasinya sejak awal, agar tidak berkepanjangan. Sebab, kumpulan gejala di atas, yang sering kita sebut “masuk angin” ini, bisa menjadi “pintu masuk” untuk beragam jenis gangguan kesehatan lainnya, seperti:

Kelelahan tubuh. Stamina yang turun karena waktu tidur yang minim dan kurang beristirahat bisa membuat tubuh jadi terasa tidak enak. Kelelahan berlebihan yang tidak diantisipasi bisa mengakibatkan penyakit yang lebih serius. Karenanya, lebih baik kita segera pulihkan stamina dengan beristirahat atau dengan bantuan bahan-bahan herbal alami.

Flu. Perubahan musim yang tidak menentu bisa membuat kita mudah terserang berbagai penyakit, termasuk flu. Selain masuk angin, gejala flu lainnya adalah demam tinggi, nyeri di bagian otot, dan bersin atau batuk.

Gangguan pencernaan. Terlambat makan akibat sibuk bekerja tak pelak membuat perut menjadi kembung. Bila gejala masuk angin masih ditambah dengan rasa tak nyaman di lambung, ada kemungkinan kita mengalami gangguan dispepsia fungsional. Menurut penelitian, saat tubuh kita terasa dingin, terjadi gerakan dari fungsi pencernaan, sehingga udara yang ditimbulkan oleh gas makanan tidak dapat dibuang. Akibatnya, perut kita jadi terasa kembung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s